Aksi DIBATASI! Hubungi Redaksi Saja Wak.

peem.click β€” Media Catatan, Bukan Sekadar Viral
Menu Navigasi

Spill `Anggaran Kembar` Rahasia Dispar Lahat: Dari Red Flag 400 Juta Sampai Plot Twist Hak Jawab!

Pernah denger cerita tentang anggaran negara yang rasanya kek di-copas asal-asalan? Nah, ini dia spill kasus seru: dugaan `Anggaran Kembar` di Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat.

Dedek Suhendra
Dedek Suhendra | 21 Agu 2026
387 kali dibaca
Spill `Anggaran Kembar` Rahasia Dispar Lahat: Dari Red Flag 400 Juta Sampai Plot Twist Hak Jawab! Info Grafis
Topik: #daily#lahat

Lahat - DAILY PLUSMINUS ||
21 Agustus 2026


Buat kalian yang suka ngepoin ke mana larinya uang pajak masyarakat, simak kronologi ringkas salah satunya mengenai Anggaran Kembar` di Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat.!

Semuanya berawal dari temuan data Rencana Umum Pengadaan (RUP). Di TA 2025, Dispar Lahat nganggari Jasa Pengawasan sebesar Rp400 Juta buat proyek fisik senilai Rp25,9 Miliar (Revitalisasi Taman). Angka ini cuma makan rasio 1,5%β€”masih wajar dan masuk akal banget secara hukum konstruksi.

Tapi plot twist-nya muncul pas masuk TA 2026! Dengan anggaran proyek fisik yang drop drastis 55% jadi Rp11,4 Miliar (Gedung Kantor), eh biaya jasa pengawasnya tetep diketik Rp400 Juta! ???

Akibatnya? Rasio pengawasan melonjak naik jadi 3,48%. Secara aturan teknis (Permen PUPR No. 1 Tahun 2022), makin kecil nilai proyek, rasio pengawasan memang beda, tapi kalau angkanya tetep sama persis kayak tahun lalu, ini indikasi kuat copy-paste anggaran tanpa analisa beban kerja aktual


Nggak butuh waktu lama setelah isu ini ramai disorot, pihak Dinas Pariwisata Lahat lewat Kepala Dinas, Djon Kenedy, SE, langsung ngirim Surat Klarifikasi Resmi (Hak Jawab) Nomor 122/556/Par/2026.

Isi klarifikasinya bener-bener game changer:

  1. Mengakui Adanya Ketidakseimbangan: Dinas blak-blakan ngaku kalau penyusunan awal emang agak keliru karena prediksi awal proyek beda dengan realisasi efisiensi.
  2. Komitmen Revisi: Pihak dinas berjanji bakal merubah dan menyesuaikan anggaran Jasa Pengawas di SIRUP ke rasio Β± 1,5% (seperti tahun sebelumnya).
  3. Klarifikasi Paket Lain: Paket pengawasan Rp50 Juta ditegaskan khusus untuk objek lain, yaitu Rehab Villa Seganti Setungguan, bukan proyek taman.

Kenapa Ini Penting Buat Gen Z? 

Kasus ini ngebuktikan kalau pengawasan publik berbasis data itu beneran punya dampak! Dari yang tadinya ada potensi pemborosan anggaran ratusan juta rupiah, kritik terbuka dan data teknis berhasil bikin instansi pemerintah mau berbenah dan transparan.

What’s Next? 

Sekarang kita lagi masuk fase standby. Sesuai jadwal pemilihan penyedia, kita bakal pantau terus sampai akhir Oktober apakah komitmen koreksi rasio 1,5% tersebut beneran di-update di sistem SIRUP LKPP atau cuma manis di surat saja.

Stay tuned dan tetep kritis ngawal uang rakyat, Wak!

Teks/Liputan: DEDEK SUHENDRA
Editor: HENGKY YOHANES


Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)

πŸ“’ **Media Siber PLUSMINUS** berdiri mandiri dan tidak main iklan untuk keberlangsungan kerja jurnalistiknya. Dukung ruang independen ini lewat DONASI mu wak! πŸ™

Salurkan Donasi Terbaikmu

Terima kasih orang-orang baik! πŸ™

Scan QRIS / QR Code di bawah ini
Scan QR / DANA di bawah ini
QR Donasi DANA
Scan pakai aplikasi DANA, GoPay, atau QRIS lainnya
Bisa pakai GoPay, OVO, DANA, BCA, QRIS, dll
Bank Mandiri a.n. HENGKY YOHANES
1120017879193
Konfirmasi via WhatsApp πŸ’¬